Lirik dan Chord Lagu Daerah Jawa Tengah Lir Ilir


Advertisement By Google

Lirik dan Chord Lagu Daerah Jawa Tengah Lir Ilir

Lirik dan chord lagu daerah Jawa Tengah Lir Ilir ini adalah lagu fenomenal karangan kanjeng Sunan Kalijaga. Salah satu waliyullah yang masuk dalam jajaran wali songo. Sekilas tentang Sunan Kalijaga. Beliau lahir sekitar tahun 1450 Masehi. Ayahnya adalah Arya Wilatikta, Adipati Tuban yang keturunan dari tokoh pemberontak Majapahit, Ronggolawe.

Nama kecil Sunan Kalijaga adalah Raden Said. Beliau juga mempunyai nama julukan seperti Lokajaya, Syekh Malaya, Pangeran Tuban atau Raden Abdurrahman. Nama Kalijaga sendiri orang jawa mengkaitkan dengan kebiasaan Kanjeng Sunan yang suka berendam di sungai, orang jawa menyebutnya “jaga kali”. Nah. maka dari itu beliau dkenal sebagai Sunan Kalijaga. Namun ada yang menyebut istilah itu berasal dari bahasa Arab “qadli dzaqa” yang memiliki arti “penghulu suci”.

Cara berdakwah beliau dalam menyebarkan agama islam adalah dengan budaya kesenian jawa, seperti seni ukir/kaligrafi, wayang, gamelan. Beliaulah yang mengajarkan kita menggunakan baju takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, layang kalimasada, lakon wayang petruk jadi raja. Kemudian Pusat kota berupa Kraton, alun-alun dengan dua beringin serta masjid. Selengkapnya tentang peranan sunan kalijaga dalam dakwah beliau mengajarkan dan menyebarkan agama islam. Klik disini aja sob..

Oiy. Selain itu kanjeng sunan kalijaga juga berdakwah melalui seni lagu. Orang-orang jawa menyebutnya “gending-gending”. Seperti lirik dan chord lagu daerah jawa tengah lir ilir adalah termasuk karya dari beliau dan media berdakwah beliau.

Nah. langsung aja nih ane kasih lirik dan chord lagu daerah jawa tengah lir ilir. Cekidot.. !!

Lirik dan Chord Lagu Daerah Jawa Tengah Lir Ilir

Lirik Lagu Lir Ilir

Lir ilir, Lir Ilir
Tandure wus sumilir
Tak ijo royo-royo
Tak sengguh temanten anyar

Cah Angon, Cah Angon
Penekno Blimbing Kuwi
Lunyu-lunyu penekno
Kanggo mbasuh Dodotiro

Dodotiro Dodotiro
Kumitir Bedah ing pinggir
Dondomono, Jlumatono
Kanggo Sebo Mengko sore

Mumpung Padhang Rembulane
Mumpung Jembar Kalangane
Yo surako surak Iyo

Lirik dan Chord Lagu Liri Ilir

Am Am C Am Dm
Lir ilir, lir ilir tandure wis sumilir
C Dm
Tak ijo royo – royo
F Am
Tak sengguh temanten anyar

Am Am C Am Dm
Cah angon – cah angon penekno blimbing kuwi
C Dm F Am
Lunyu – lunyu peneen kanggo mbasuh dododiro, dododiro

Am Am C Am Dm
Dododiro – dododiro kumitir bedah ing pinggir
C Dm F Am
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore

G Am
Mumpung pandang rembulane
G Am
Mumpung jembar kalangane
C Dm F G Am
Yo surako surak hiyo

Bedah Lirik dan Chord Lagu Daerah Jawa Tengah Lir Ilir

Lirik dan Chord Lagu Daerah Jawa Tengah Lir Ilir ImageMakna dari lirik dan chord lagu daerah jawa tengah lir ilir ini begitu mebahana badai dan sufafufah abiss.. :-D. Langsung aja nyok kita bedah tiap bait dari lirik lagu lir ilir ini. cekidot..!

Bait pertama : Lir ilir, Lir Ilir –> bangunlah, bangunlah
Tandure wus sumilir –> tanaman sudah bersemi
Tak ijo royo-royo –> demikian menghijau
Tak sengguh temanten anyar –> bagai pengantin baru

Bait ke-1 ini bermakna sebagai umat Islam kita diminta bangun. Bangun dari keterpurukan, bangun dari sifat malas untuk lebih mempertebal keimanan yang telah ditanamkan oleh Allah dalam diri kita. Dalam bait ini dilambangkan dengan tanaman yang mulai bersemi kemudian menghijau. Terserah kepada kita, mau tetap tidur dan membiarkan tanaman iman kita mati atau bangun dan berjuang untuk menumbuhkan tanaman tersebut hingga besar dan mendapatkan kebahagiaan seperti bahagianya pengantin baru.

Bait kedua: Cah Angon, Cah Angon –> Anak gembala, anak gembala
Penekno Blimbing Kuwi –> Panjatlah (pohon) belimbing itu
Lunyu-lunyu penekno –> Biar licin dan susah tetaplah kau panjat
Kanggo mbasuh –> Untuk membasuh pakaianmu

Bait ke-2 ini terdapat kata “cah angon” atau anak gembala. Di sini disebut anak gembala karena oleh Allah telah memberikan sesuatu untuk digembalakan yaitu “HATI”. Bisakah kita menggembalakan hati kita dari dorongan hawa nafsu yang demikian kuatnya? Si anak gembala diminta memanjat pohon belimbing yang buah belimbing bergerigi lima buah. Buah belimbing disini menggambarkan lima rukun Islam. Jadi meskipun licin, meskipun susah kita harus tetap memanjat pohon belimbing tersebut. Bisa dikatakan kita tetap berusaha sekuat tenaga menjalankan Rukun Islam apapun halangan dan resikonya. Lalu apa gunanya? Gunanya adalah untuk mencuci pakaian kita yaitu pakaian taqwa.

Bait ketiga: Dodotiro Dodotiro –>Pakaianmu, pakaianmu
Kumitir Bedah ing pinggir –> Terkoyak-koyak dibagian samping
Dondomono, Jlumatono –> Jahitlah, Benahilah
Kanggo Sebo Mengko sore –>Untuk menghadap nanti sore

Bait ke-3 bermakna pakaian taqwa kita sebagai manusia biasa pasti terkoyak dan berlubang di sana sini, untuk itu kita diminta untuk selalu memperbaiki dan membenahinya agar kelak kita sudah siap ketika dipanggil menghadap kehadirat Allah SWT.

Bait keempat: Mumpung Padhang Rembulane –> Mumpung bulan bersinar terang
Mumpung Jembar Kalangane –> Mumpung banyak waktu luang
Yo surako surak Iyo –> Bersoraklah dengan sorakan Iya

Bait ke-4 memiliki arti agar kita melakukan hal-hal diatas ketika kita masih sehat. Yang dalam bait tersebut dilambangkan dengan terangnya bulan dan masih mempunyai banyak waktu luang. Dan jika ada yang mengingatkan kita, maka jawablah “iya”.

Subhanallah.. benar-benar luar biasa kandungan makna dibalik lirik dan chord lagu daerah jawa tengah lir ilir karangan kanjeng Sunan Kalijaga ini. Yang mampu memberikan pedoman kepada kita tentang hakikat kehidupan yang sempurna melalui syair dan tembang lagu lir ilir ini.

Subhanallah lagi dah.. Yang harus kita ingat, jalani kehidupan Anda sebaik-baiknya, manfaatkan waktu tuk menjadi lebih baik setiap harinya. Amin.. Semoga bermanfaat.. :-)


Advertisement By Google